Dua puluh delapan September dua ribuh empat belas waktu diadakannya Reoni (Cangruk Nyambung Seduluran) Fakultas Tarbiyah Angkatan '94, satu persatu datang silih berganti datang di Masjid UIN Surabaya, datang dari berbagai kota dan luar kota, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Pandaan, Mojokerto, Jombang Nganjuk, Kertosono dan dari kota-kota lainnya, saling sapa dan saling tegur mewarnai pertemuan yang tidak setiap hari kita bisa ketemu dan jumpa. Reuni memang mengasyikan. Tentu saja karena banyaknya manfaat yang
bisa diperoleh melalui reuni. “Misalnya menjadi ajang bersosialisasi
guna merekatkan tali persahabatan,”. Muncul kembali
kedekatan dengan teman-teman semasa sekolah atau kuliah.
Selain itu, bagi beberapa orang, reuni bisa dijadikan ajang untuk
memperbarui citra diri. Tentunya ini berlaku bagi mereka yang semasa
sekolah atau kuliah tidak menonjol atau sering disebut “antara ada dan
tiada.” Saat kembali berkumpul, mungkin aja dia sudah berhasil dalam
karir atau secara ekonomi sehingga keberadaannya menonjol dalam acara
reuni.
Namun, hal sebaliknya dapat terjadi pada mereka yang sebelumnya
menjadi “bintang” di sekolah atau kampus, setelah 15 tahun tidak menjadi
“apa-apa.” Sering kali mereka urung datang pada acara reuni. Inilah
yang menjadi salah satu kendala seseorang untuk menghadiri acara reuni
selain masalah fisik. Padahal, saat reuni adalah saat
melakukan “registrasi ulang.” Kita seolah-olah memulai hubungan sosial
dari nol. Jadi, jangan terlalu memikirkan perbandingan kondisi antara
masa lalu dan saat reuni.
Nah, reuni juga sering kali tidak dapat berjalan secara
berkesinambungan. Para pesertanya kebanyakan hanya datang di pertemuan
awal. Pertemuan berikutnya jumlah peserta semakin sedikit dan bisa saja
acara reuni tidak lagi diadakan. Untuk itu, acara reuni perlu dikemas
sebaik mungkin. Perlu adanya upaya menjaga daya pikat acara reuni bagi
para peserta.
Ada baiknya acara reuni dilanjutkan dengan membentuk
komunitas-komunitas baru agar lebih solid. Beberapa aktivitas yang bisa
menjadi pilihan komunitas ini adalah melakukan bakti sosial bagi yang
warga yang kurang mampu. Sehingga kesenangan yang diperoleh dalam acara
reuni bisa dibagikan pada yang lainnya.
Fay.....


Posting Komentar